Sabtu, 30 Januari 2010

PERBEDAAN PINTAR, CERDAS, KREATIF DAN INOVATIF

Belajarlah seiring dengan hembusan nafas, berhenti belajar ketika nafas berhenti. Belajar juga yang akan membedakan seseorang bisa menyikapi kondisi yang sama dengan cara yang berbeda, tentu saja mendapatkan keuntungan dari kondisi paling merugikan sekalipun. Mengisi hidup yang penuh tidak hanya membutuhkan kepintaran, tapi juga kecerdasan, kreativitas dan inovasi. Apa bedanya?
Kepintaran adalah kemampuan Anda dalam menyerap informasi. Ketika Anda mampu membaca dan mengambil ilmu pengetahuan dari buku atau informasi yang Anda serap, Anda cukup pintar. Akan tetapi, kepintaran berhenti disitu saja. Orang pintar memiliki banyak pengetahuan, akan tetapi kadang menghambatnya dalam pengambilan keputusan, karena pengetahuan yang banyak itu memberikan banyak informasi.
Kecerdasan adalah kemampuan mengelola kepintaran. Orang yang sukses kadang orang yang tidak terlalu pintar, akan tetapi bisa mengelola orang pintar. Kecerdasan membuat Anda tahu siapa orang pintar yang cocok mengerjakan jenis pekerjaan tertentu. Kecerdasan membuat Anda bisa mengambil keuntungan dari kombinasi kepintaran.
Kreativitas adalah kemampuan untuk membuat perbedaan. Orang yang kreatif adalah orang yang melihat hal yang sama tapi berpikir dengan cara yang berbeda. Kreativitas menghasilkan perbedaan dan orang yang kreatif bisa stand out of the crowd, tampil diantara kerumunan orang. Perbedaan membuat peluang baru terbuka.
Inovatif adalah kemampuan untuk menemukan nilai komersil dari kreativitas. Inovasi membuat kreativitas tidak cukup untuk meraih sukses. Kreatif hanya membuat perbedaan, inovasi membuat perbedaan tersebut memiliki nilai komersil.
Oleh karena itu, belajarlah seumur hidup, dan Anda bisa memiliki kepintaran, kecerdasan, kreativitas dan inovasi. Semuanya bukanlah bakat, akan tetapi disiplin. Tentu saja bisa dipelajari.
Sumber: (nandadwi-arijuato.blogspot.com)

Sabtu, 24 Januari 2009

KULIAH DIMANA SETELAH SMA?


Bagi kalian calon lulusan SMA (cewe'/cowo') hendaknya mulai dari sekarang dipikirkan tentang masa depan kalian setelah tidak sekolah di SMA lagi, bagi yang punya modal sih enak mau berwirausaha mudah, mau kuliah dimanapun tidak masalah. Tapi pada faktanya di kehidupan nyata yang punya kesempatan seperti itu tidak banyak.Nah, bagi kalian yang hanya punya modal pas-pasan jangan berkecil hati, don't give up!Masih ada banyak peluang bagi mereka yang punya semangat juang tinggi, ga percaya? ini tips dan triknya:

  1. Jangan memilih kampus dan jurusan karena gengsi dan keinginan sesaat yang sesat, maksudnya kalian harus paham tentang jurusan yang akan kalian pilih. Jangan haya karena gengsi ingin kuliah di kampus favorit lalu memilih jurusan dengan asal-asalan tanpa tahu kualitas jurusan yang kamu pilih. Cari informasi tentang prospek masa depan dari jurusan tersebut. Pilihan kamu harus rasional berdasarkan pertimbangan yang matang bukan keputusan yang emosional
  2. Bagi yang bermodal finansial dan intelektual pas-pasan, usahakan masuk perguruan tinggi negeri lewat jalur PMDK atau SPMB. Jangan memaksakan diri masuk kampus impian lewat jalur khusus.Karena selain biayanya berlipat-lipat kuliah kalian juga beresiko tidak maksimal (mungkin juga gagal) kalo memaksakan diri dengan kemampuan intelektual yang pas-pasan
  3. Bagi kalian yang punya track record prestasi yang stabil dari kelas 1 sampai kelas 3 termasuk peringkat 10 besar.Silakan mencari informasi tentang PMDK dari perguruan tinggi negeri-perguruan tinggi negeri yang biasanya keluar pada semester ke-2
  4. Kalo kalian PeDe dengan kemampuan intelektual yang kalian punya bisa masuk kampus dan jurusan favorit tetapi tidak yakin dengan kemampuan finansial untuk bisa bertahan disana. Jangan khawatir! Asalkan bisa membayar uang pangkal (biaya daftar ulang) maka biaya-biaya selanjutnya bisa "diakali" karena di kampus akan ada banyak tawaran beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu dan berprestasi, atau bisa juga kuliah sambil kerja. Yang penting mental kalian untuk PeDe dan tidak minder.
  5. Ada pertanyaan mendasar tentang tujuan utama kalian kuliah yaitu:kuliah untuk apa? untuk mencari ilmu tau untuk memudahkan mencari kerja?? kalo jawabanaya untuk mencari ilmu ya terserah kalian mau kuliah dimana saja. Kalo jawabannya untuk memudahkan dalam mencari kerja yang harus DIPERHATIKAN adalah PROSPEK PEKERJAAN, Saat ini banyak banget program studi yang ditawarkan baik oleh PTN maupun PTS, tentu tidak semuanya menjanjikan prospek pekerjaan yang cerah di masa mendatang. Manakah yang akan kamu pilih, program studi yang selalu menjadi favorit, tapi pada akhirnya banyak lulusannya yang menganggurataukah program studi yang tidak termasuk kategori favorit, tapi begitu lulus langsung dapet kerja (biasanya karena lulusannya yg langka sedangkan dunia kerja masih sangat terbuka)?? Kamu harus dapat memprediksi prospek bidang studi yang anda pilih dalam memasuki lapangan pekerjaan sesudah lulus nanti. Bertanyalah kepada orang tua, guru, teman, konsultan, atau siapapun. Jangan pertaruhkan masa depanmu
  6. Pada masa-masa studi kita masih sangat tergantung kepada ortu, jadi konsultasikan dulu dengan ortu tentang pilihanmu terangkan mengenai biaya yang harus ditanggung ortu, prospek masa depan agar tidak terjadi masalah di kemudian hari. Kalo kuliah kita mendapat dukungan moril dan materiil dari ortu kan enak.
  7. Yang tidak kalah penting, pakailah logika jernih ketika ada Perguruan Tinggi tertentu “BERPROMOSI” ke sekolah-sekolah menjual Institusinya. Bertanyalah pada diri : Mengapa harus memburu/mencari mahasiswa ? Bukankah mahasiswa akan datang dengan sendirinya kalau memang PT tersebut dibutuhkan? Ada apa dengan PT itu, takut bangkrut kalau tidak ada mahasiswa lalu MERUGI usahanya? Atau mungkin juga takut bersaing karena kualitas dan alumninya tidak pernah dikenal lalu datang ke daerah-daerah “pedalaman” dan (maaf) berpromosi ala tukang jual obat dan memberi komisi pada sekolah ybs untuk tiap siswa yang melanjutkan ke PT nya (Membohongi orang lain) ?
  8. Bagi kalian yang ingin mendapatkan tempat pendidikan yang menjamin peluang kerja sekaligus meringankan beban ortuALTERNATIF DAN SOLUSI TERBAIK ADALAH MASUK SEKOLAH KEDINASAN.Cari info sebanyak-banyaknya tentang sekolah kedinasan dan jangan takut mencoba keberuntungan kalian. JANGAN MINDER!! coba saja dulu.

Semoga ada manfaatnya.

Senin, 19 Januari 2009

Sekilas Info

MUSIBAH alam beruntun dialami Indonesia. Mulai dari tsunami di Aceh hingga yang mutakhir semburan lumpur panas di Jawa Timur. Hal itumengingatkan kita pada peristiwa serupa di wilayah yang dikenalsebagai Benua Atlantis. Apakah ada hubungan antara Indonesia danAtlantis?Plato (427 - 347 SM) menyatakan bahwa puluhan ribu tahun lalu terjadi berbagai letusan gunung berapi secara serentak, menimbulkan gempa,pencairan es, dan banjir. Peristiwa itu mengakibatkan sebagianpermukaan bumi tenggelam. Bagian itulah yang disebutnya benua yanghilang atau Atlantis.Penelitian mutakhir yang dilakukan oleh Aryso Santos, menegaskan bahwa Atlantis itu adalah wilayah yang sekarang disebut Indonesia.......(selengkapnya kunjungi : nandadwi-arijuato.blogspot.com)

Kiat menghadapi UAN

UAN sudah dekat. Siapkah kamu menghadapinya? Bisakah kamu bayangkan bagaimana seandainya nanti kamu tidak lulus?Tiga tahun lamanya kamu menimba ilmu di sekolahmu tentu ada banyak cerita yang terjadi. Mulai dari senda gurau dengan temen2mu saat berangkat sekolah, pujian karena prestasi yang kamu capai, hukuman yang kamu terima dari guru BP dan wali kelas, sampai hutangmu di kantin sekolah yang gak pernah lunas.Haruskah semua kenangan itu hilang begitu saja tersapu badai sesal saat kamu membaca pengumuman dan kamu tidak lulus? Belum lagi marahnya ortu, malunya kamu di depan teman2mu yang lulus, dan yang paling akhir, ijazah yang kamu terima tidak ada tulisan nama sekolahmu tapi tulisan Paket C atau Paket B. Sudah berakhirkah penderitaanmu saat itu? Bagaiman dengan sekolahmu selanjutnya? Bagaimana tentang bayanganmu menjadi siswa sekolah favorit itu?Semua pertanyaan dan cerita itu gak akan terjadi bila kamu siap menghadapi UAN. Berikut ini adalah kiat jitu yang bisa kamu coba agar sukses menghadapi UAN. Mulai dan biasakanlah di semester genap ini.

  1. Selalu belajar kelompok baik di sekolah maupun di rumah, ukur sendiri kemampuanmu dibanding teman2mu jangan sampai seperti katak dalam tempurung.
  2. Harus belajar di malam sebelum hari pelaksanaan ujian tapi jangan terlalu ngoyo.
  3. Belajarlah yang sifatnya mengingat materi saja, karena kalau terlalu ngoyo akan bisa berpengaruh pada kondisi fisik anda keesokan harinya.
  4. Berdoa sebelum tidur, karena doa akan membuat mental anda bebas dan lepas sehingga bisa nyenyak tidur.
  5. Mandi pakai sabun wangi dan jangan lupa keramas dan gosok gigi sebelum berangkat ujian, karena badan yang segar akan sangat membantu dalam berkonsentrasi.
  6. Sarapan secukupnya, jangan sampai di otak anda nanti di masuki hasrat pengen makan atau pengen ke WC sehingga mengganggu konsentrasi.
  7. Pakai pakaian seragam yang paling kamu suka jangan lupa harus bersih dan disetrika sehingga menambah anda jadi lebih PD ketemu teman2 dan pengawas ujian, so gak ada pikiran yang bisa mengganggu konsentrasi.
  8. Sampai lokasi jangan sampai telat, karena kalau telat ada kemungkinan kamu harus lari kencang menuju ruang ujian yang hanya akan membuat konsentrasimu berkurang 50%.
  9. Saat di ruang ujian berdoa lagi sebelum mengerjakan soal.
  10. Siapkan alat tulis, peraut dan penghapus tepat di depan anda. Semua harus baru dan dalam keadaan siap digunakan.
  11. Duduk tegak tapi rileks dan bersandar pada kursi, baca soal dengan hati2 dan penuh konsentrasi.
  12. aat membaca soal usahakan hanya mata yang bergerak ke kiri dan ke kanan usahakan atau paling tidak minimalkan gerakan2 lain seperti gerak bibir, tangan atau bersuara karena gerakn2 itu hanya akan membuang energi sia-sia dan bisa mengganggu konsentrasi.
  13. Kerjakan soal yang kamu anggap mudah dan materinya kamu suka terlebih dahulu.
  14. Buat perhitungan berapa jumlah soal minimal yang harus kamu jawab dengan benar untuk memenuhi standar lulus, sehingga kamu tahu mana target utama yang harus dicapai dan mana target berikutnya.
  15. Selesai ujian hari itu segera pulang dan beristirahat sehingga energi untuk besok pulih kembali.
  16. GOOD LUCK

(peynanda: fronkan69.blogspot.com)

Nambah Referensi

PEMBAGIAN CIRI TARI DAYAK

BERDASARKAN WILAYAH PENYEBARANNYA DI KALIMANTAN BARAT

Bangsa Dayak di Kalimantan Barat terbagi berdasarkan sub-sub ethnik yang tersebar diseluruh kabupaten di Kalimantan Barat. Berdasarkan Ethno Linguistik dan cirri cultural gerak tari Dayak di Kalimantan Barat menjadi 5 besar yakni:

  1. Kendayan / Kanayatn Grop : Dayak Bukit (ahe), Banyuke, Lara, Darit, Belangin, Bakati” dll. Wilayah penyebarannya di Kabupaten Pontianak, Kabupaten Landak, Kabupaten Bengkayang, dan sekitarnya.
  2. Ribunic / Jangkang Grop : Dayak Ribun, Pandu, Pompakng, Lintang, Pangkodatn, Jangkang, Kembayan, Simpakng, dll. Wilayah penyebarannya di Kabupaten Sanggau Kapuas.
  3. Dayak Mali, Tobakng Benua sampai Balai Bekuak Kabupaten Ketapang dan sekitarnya.
  4. Iban / Ibanic : Dayak Iban dan sub-sub kecil lainnya, Mualang, Ketungau, Kantuk, Sebaruk, Banyur, Tabun, Bugau, Undup, Saribas, Desa, Seberuang, dan sebagainya. Wilayah penyebarannya di Kabupaten Sambas (perbatasan), Kabupaten Sanggau / malenggang dan sekitarnya (perbatasan) Kabupaten Sekadau (Belitang Hilir, Tengah, Hulu) Kabupaten Sintang, Kabupaten Kapuas Hulu, Serawak, Sabah dan Brunai Darusalam.
  5. Tamanic Grop : Taman, Tamambaloh dan sub nya, Kalis, dan sebagainya. Wilayah penyebarannya di Kabupaten Kapuas Hulu.


Selain terbagi menurut ethno linguistik yang terdata menurut jumlah besar groupnya, masih banyak lagi yang belum teridentifikasikan, karena menyebar dan berpencar dan terbagi menjadi suku yang kecil-kecil.
Misalnya Dayak di Kabupaten Ketapang, daerah Persaguan, Kendawangan, daerah Kayong, Sandai, daerah Krio, Aur kuning. Daerah Manjau dsb.
Kemudian Dayak daerah Kabupaten Sambas, yaitu Dameo / Damea, Sungkung daerah Sambas dan Kabupaten Bengkayang dan sebagainya.
Kemudian daerah Kabupaten Sekadau kearah Nanga Mahap dan Nanga Taman, Jawan, Jawai, Benawas, Kematu dan lain-lain.
Kemudian Kabupaten Melawi, yaitu: Linoh, Nyangai, Ot Danum ( masuk kelompok kal-teng), Leboyan dsb. Kemudian Kapuas Hulu diantaranya.
(julak’ne: daunsabangarijuato.blogspot.com)

Sekilas Info


Dayak merupakan sebutan bagi penduduk asli pulau Kalimantan. Pulau kalimantan terbagi berdasarkan wilayah Administratif yang mengatur wilayahnya masing-masing terdiri dari: Kalimantan Timur ibu kotanya Samarinda, Kalimantan Selatan dengan ibu kotanya Banjarmasin, Kalimantan Tengah ibu k otanya Palangka Raya, dan Kalimantan Barat ibu kotanya Pontianak.
Kelompok Suku Dayak, terbagi lagi dalam sub-sub suku yang kurang lebih jumlahnya 405 sub (menurut J. U. Lontaan, 1975). Masing-masing sub suku Dayak di pulau Kalimantan mempunyai adat istiadat dan budaya yang mirip, merujuk kepada sosiologi kemasyarakatannya dan perbedaan adat istiadat, budaya, maupun bahasa yang khas. Masa lalu masyarakat yang kini disebut suku Dayak, mendiami daerah pesisir pantai dan sungai-sungai di tiap-tiap pemukiman mereka.
Etnis Dayak Kalimantan menurut seorang antropologi J.U. Lontaan, 1975 dalam Bukunya Hukum Adat dan Adat Istiadat Kalimantan Barat, terdiri dari 6 suku besar dan 405 sub suku kecil, yang menyebar di seluruh Kalimantan. Kuatnya arus urbanisasi yang membawa pengaruh dari luar,seperti melayu menyebabkan mereka menyingkir semakin jauh ke pedalaman dan perbukitan di seluruh daerah Kalimantan.
Mereka menyebut dirinya dengan kelompok yang berasal dari suatu daerah berdasarkan nama sungai, nama pahlawan, nama alam dan sebagainya. Misalnya suku Iban asal katanya dari ivan (dalam bahasa kayan, ivan = pengembara) demikian juga menurut sumber yang lainnya bahwa mereka menyebut dirinya dengan nama suku Batang Lupar, karena berasal dari sungai Batang Lupar, daerah perbatasan Kalimantan Barat dengan Serawak, Malaysia. Suku Mualang, diambil dari nama seorang tokoh yang disegani (Manok Sabung/algojo) di Tampun Juah dan nama tersebut diabadikan menjadi sebuah nama anak sungai Ketungau di daerah Kabupaten Sintang (karena suatu peristiwa) dan kemudian dijadikan nama suku Dayak Mualang. Dayak Bukit (Kanayatn/Ahe) berasal dari Bukit/gunung Bawang. Demikian juga asal usul Dayak Kayan, Kantuk, Tamambaloh, Kenyah, Benuag, Ngaju dan lain-lain, yang mempunyai latar belakang sejarah sendiri-sendiri.
Namun ada juga suku Dayak yang tidak mengetahui lagi asal usul nama sukunya. Nama "Dayak" atau "Daya" adalah nama eksonim (nama yang bukan diberikan oleh mayarakat itu sendiri) dan bukan nama endonim (nama yang diberikan oleh masyarakat itu sendiri). Kata Dayak berasal dari kata Daya” yang artinya hulu, untuk menyebutkan masyarakat yang tinggal di pedalaman atau perhuluan Kalimantan umumnya dan Kalimantan Barat khususnya, (walaupun kini banyak masyarakat Dayak yang telah bermukim di kota kabupaten dan propinsi) yang mempunyai kemiripan adat istiadat dan budaya dan masih memegang teguh tradisinya.
Kalimantan Tengah mempunyai problem etnisitas yang sangat berbeda di banding Kalimantan Barat. Mayoritas ethnis yang mendiami Kalimantan Tengah adalah ethnis Dayak, yang terbesar suku Dayak Ngaju, Ot Danum, Maanyan, Dusun, dsb. Sedangkan agama yang mereka anut sangat variatif. Dayak yang beragama Islam di Kalimantan Tengah, tetap mempertahankan ethnisnya Dayak, demikian juga bagi Dayak yang masuk agama Kristen. Agama asli suku Dayak di Kalimantan Tengah adalah Kaharingan, yang merupakan agama asli yang lahir dari budaya setempat sebelum bangsa Indonesia mengenal agama pertama yakni Hindu. Karena Hindu telah meyebar luas di dunia terutama Indonesia dan lebih dikenal luas, jika dibandingkan dengan agama suku Dayak, maka Agama Kaharingan dikategorikan ke cabang agama Hindu.
Propinsi Kalimantan Barat mempunyai keunikan tersendiri terhadap proses alkurturasi cultural atau perpindahan suatu culture religius bagi masyarakat setempat. Dalam hal ini proses tersebut sangat berkaitan erat dengan dua suku terbesar di Kalimantan Barat yaitu Dayak,Melayu dan Tiongkok. Pada mulanya Bangsa Dayak mendiami pesisir Kalimantan Barat, hidup dengan tradisi dan budayanya masing-masing, kemudian datanglah pedagang dari gujarab beragama Islam (Arab Melayu) dengan tujuan jual-beli barang-barang dari dan kepada masyarakat Dayak, kemudian karena seringnya mereka berinteraksi, bolak-balik mengambil dan mengantar barang-barang dagangan dari dan ke Selat Malaka (merupakan sentral dagang di masa lalu), menyebabkan mereka berkeinginan menetap di daerah baru yang mempunyai potensi dagang yang besar bagi keuntungan mereka.
Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Dayak ketika bersentuhan dengan pendatang yang membawa pengetahuan baru yang asing ke daerahnya. Karena sering terjadinya proses transaksi jual beli barang kebutuhan, dan interaksi cultural, menyebabkan pesisir Kalimantan Barat menjadi ramai, di kunjungi masyarakat lokal (Dayak) dan pedagang Arab Melayu dari Selat Malaka. Di masa itu system religi masyarakat Dayak mulai terpengaruh dan dipengaruhi oleh para pedagang Melayu yang telah mengenal pengetahuan, pendidikan dan agama Islam dari luar Kalimantan. Karena hubungan yang harmonis terjalin baik, maka masyarakat lokal atau Dayak, ada yang menaruh simpati kepada pedagang Gujarat tersebut yang lambat laun terpengaruh, maka agama Islam diterima dan dikenal pada tahun 1550 M di Kerajaan Tanjung Pura pada penerintahan Giri Kusuma yang merupakan kerajan melayu dan lambat laun mulai menyebar di Kalimantan Barat.
Masyarakat Dayak masih memegang teguh kepercayaan dinamismenya, mereka percaya setiap tempat-tempat tertentu ada penguasanya, yang mereka sebut: Jubata, Petara, Ala Taala, Penompa dan lain-lain, untuk sebutan Tuhan yang tertinggi, kemudian mereka masih mempunyai penguasa lain dibawah kekuasaan Tuhan tertingginya: misalnya: Puyang Gana ( Dayak mualang) adalah penguasa tanah , Raja Juata (penguasa Air), Kama”Baba (penguasa Darat),Jobata,Apet Kuyan'gh(Dayak Mali) dan lain-lain. Bagi mereka yang masih memegang teguh kepercayaan dinamisme nya dan budaya aslinya nya, mereka memisahkan diri masuk semakin jauh kepedalaman.
Adapun segelintir masyarakat Dayak yang telah masuk agama Islam oleh karena perkawinan lebih banyak meniru gaya hidup pendatang yang dianggap telah mempunyai peradaban maju karena banyak berhubungan dengan dunia luar. (Dan sesuai perkembangannya maka masuklah para misionaris dan misi kristiani/nasrani ke pedalaman). Pada umumnya masyarakat Dayak yang pindah agama Islam di Kalimantan Barat dianggap oleh suku dayak sama dengan suku melayu. Suku Dayak yang masih asli (memegang teguh kepercayaan nenek moyang) di masa lalu, hingga mereka berusaha menguatkan perbedaan, suku dayak yang masuk Islam(karena Perkawinan dengan suku Melayu) memperlihatkan diri sebagai suku melayu.banyak yang lupa akan identitas sebagai suku dayak mulai dari agama barunya dan aturan keterikatan dengan adat istiadatnya. Setelah penduduk pendatang di pesisir berasimilasi dengan suku Dayak yang pindah(lewat perkawinan dengan suku melayu) ke Agama Islam,agama islam lebih identik dengan suku melayu dan agama kristiani atau kepercayaan dinamisme lebih identik dengan suku Dayak.sejalan terjadinya urbanisasi ke kalimantan, menyebabkan pesisir Kalimantan Barat menjadi ramai, karena semakin banyak di kunjungi pendatang baik local maupun nusantara lainnya.
Untuk mengatur daerah tersebut maka tokoh orang melayu yang di percayakan masyarakat setempat diangkat menjadi pemimpin atau diberi gelar Penembahan (istilah yang dibawa pendatang untuk menyebut raja kecil ) penembahan ini hidup mandiri dalam suatu wilayah kekuasaannya berdasarkan komposisi agama yang dianut sekitar pusat pemerintahannya, dan cenderung mempertahankan wilayah tersebut. Namun ada kalanya penembahan tersebut menyatakan tunduk terhadap kerajaan dari daerah asalnya, demi keamanan ataupun perluasan kekuasaan.
Masyarakat Dayak yang pindah ke agama Islam ataupun yang telah menikah dengan pendatang Melayu disebut dengan Senganan, atau masuk senganan/masuk Laut, dan kini mereka mengklaim dirinya dengan sebutan Melayu. Mereka mengangkat salah satu tokoh yang mereka segani baik dari ethnisnya maupun pendatang yang seagama dan mempunyai karismatik di kalangannya, sebagai pemimpin kampungnya atau pemimpin wilayah yang mereka segani. (julak’ne: daunsabangarijuato.blogspot.com)

Rabu, 17 Desember 2008

PMR UNIT SMA NEGERI 1 KEMBAYAN

PMR Unit SMA Negeri 1 Kembayan tahun ajaran 2008/2009 telah melaksanakan kegiatan pelatihan dengan kemampuan yang dimiliki tujuh prinsip PM, dalam PP telah mengetahui penilaian dini, pembalutan dengan mitela dan pengangkatan (memapah, membopong dengan tiga orang). Keterampilan ini akan terus ditingkatkan pada semester selanjutnya dan bagi mereka yang telah memiliki kemampuan dari pengetahuan tersebut diberikan untuk menggunakan bad PMR. (Lasino,S.Pd)

PELATIHAN INTERNET

Pada Tanggal 17 Desember 2008 dilaksanakan pelatihan internet di Lab. Komputer SMAN 1 Kembayan yang diikuti oleh Guru. pelatihan ini berlangsung selama 2 hari.

Senin, 07 Juli 2008

PENGUMUMAN PENERIMAAN SISWA BARU
SMA NEGERI 1 KEMBAYAN
TAHUN PELAJARAN 2008/2009
No.
No. Pdf
Nama Calon Siswa
JK
Sekolah Asal
Keterangan
1
001
Tara Chirunisa
P
SMPN 1 Kembayan
Diterima
2
002
Wahyu Rahman
L
SMP Negeri 2 Kembayan
Diterima
3
003
Racman Purnadi
L
SMPN 01 Kembayan
Diterima
4
004
Dimas Novandra Prasetyo
L
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima
5
005
Novita Sari
P
SMPN 01 Kembayan
Diterima
6
006
Leonardo Enggang
L
SMP Katolik, Kuala dua
Diterima
7
007
Muhammad Ramlan Ramdani
L
SMPN 2 Kembayan
Diterima
8
008
Veronika iin
P
SMP Negeri 2 Kelompu
Diterima
9
009
Nur Viana Safitri
P
SMPN 01 Kembayan
Diterima
10
010
Neli Kasumawati
P
SMPN 01 Kembayan
Diterima
11
011
Eta Tramesa
P
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima
12
012
Susanti Anum
P
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima
13
013
Aldino
L
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima
14
014
Donny Mahendra
L
SMPN 2 Kembayan
Diterima
15
015
Eparia
P
Paket B
Diterima
16
016
Yulita Veronika
P
SMP Negeri 4 Sleman Yogyakarta
Diterima
17
017
Yustina Kurtatik
P
SMP Negeri 1 Sekayam
Diterima
18
018
I Gede Langgeng Arimba. T
L
SMP Negeri 07 Pontianak
Diterima
19
019
Herdi Aqmala
L
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima
20
020
Herlinayati
P
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima
21
021
Meita Sari
P
SMP Negeri 01 Sampang Jateng
Diterima
22
022
Stepanus Andi
L
SMP Negei 2 Beduai
Diterima
23
023
Efi Erawati
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima
24
024
Dwi Syahbandi
L
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima
25
025
Mekky Astari
P
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima
26
026
Asep Wahyunda
L
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima
27
027
Julianti
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima
28
028
Sisilia Herniati Butar Butar
P
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima
29
029
Muhammad Safi'udin
L
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima
30
030
Anjela Dwi Puspita
P
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima
31
031
Nurul Putri Lestari
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima
32
032
Rosiani Pratiwi
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima
33
033
Dwi Deta Anggraeny
P
SMP Negeri 01 Beduai
Diterima
34
034
Natalia Kabeda
P
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima
35
035
Naniek Tri Utami
P
SMP Negeri 1 Beduai
Diterima
36
036
Ade Irma Suryani Nur Pajri
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima
37
037
Desi Susanti
P
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima
38
038
Hidro
L
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima
39
039
Gregorius Urustas
L
SMP Swasta Kuala Dua
Diterima
40
040
Liberi Restiani
P
SMP Katolik Kuala Dua
Diterima
41
041
Riyan Tiardie
L
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima
42
042
0lan Wahyudi
L
SMP Kristen Eklesia
Diterima
43
043
Maro
L
SMP Negeri 01 Sei Raya
Diterima
44
044
Putri Rahmawati
p
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima
45
045
Katarina Mariani Tini
P
SMP katolik Kuala Dua
Diterima
46
046
Yulius Tanu Djaya
L
SMP ST. Aloysius Gonzaga
Diterima
47
047
Novi Jumi'arsih
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima
48
048
Hadri
L
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima
49
049
Dian Astuti
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima
50
050
Yosepha
P
SMP Negeri 1 Beduai
Diterima
51
051
RAMLI
L
SMP Kristen Eklesia Kembayan
Diterima
52
052
Sepliong
L
SMP Negeri 1 Beduai Jln. Raya Beduai
Diterima
53
053
Petrus Riyanto
L
SMP Katolik Kuala Dua
Diterima
1
54
054
Dominikus Karan
L
SMP Katolik Kuala Dua
Diterima
55
055
Rina Ernani Nurvitriana K.
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima
56
056
Suryani Tapia
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima
57
057
Siti Musholilah
P
SMP Takhassus Al-qu'an Ngabang
Diterima
58
058
Kristian Selmes
L
SMP Katolik Kuala Dua
Diterima
59
059
Ramelda Silvia
P
SMP Negeri 01 Air Besar
Diterima
60
060
Florentina Neni Riani
P
Paket B
Diterima
61
061
Yustina
P
SMP Negeri 1 Entikong
Diterima
62
062
Selen
P
SLTP Dharma Mulia Aur
Diterima
63
063
Anastasia Desiana
P
SMP Negeri 03 Sengah Temila
Diterima
64
064
Sukiman
L
SMP Tri Dharma Sanggau
Diterima
65
065
Warih Purwo Yuwono
L
SMP 2 Kembayan
Diterima
66
105
Renisa Sisilia
P
SMP PGRI 02 Merbaug
Diterima
67
111
Feriminus Irawan
L
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima
68
112
Albertus Erwin Saputra
P
SMP Katolik Kuala Dua
Diterima
69
132
Marselus Hendro
L
SMP PGRI 01 Nyaruda Darok
Diterima
70
114
Felysia Resa Resita
P
SMP 2 Parindu
Diterima dengan syarat
71
095
Ema Agustina Liawati
P
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima dengan syarat
72
070
Aang Jumputra
L
SMP Negeri 2 Kembayan
Diterima dengan syarat
73
076
Novia Soviana. N
P
SMP Negeri 02 Kembayan
Diterima dengan syarat
74
072
Widy Hasti
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
75
110
Oktvia Nur Fitriani
P
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima dengan syarat
76
117
Arif Setiawan
P
SMP Negeri 02 Kembayan
Diterima dengan syarat
77
082
Anastasia Etti Karsela
P
SMP Negeri 2 Kembayan
Diterima dengan syarat
78
088
Ari Agus Wandi
L
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima dengan syarat
79
138
Muhammad Hasan Albana
L
MTS Fadilah Kembayan
Diterima dengan syarat
80
078
Dewi Sulastri
P
SMP Negeri 2 Kembayan
Diterima dengan syarat
81
080
Hary Yanto
L
SMP Negeri 02 Kembayan
Diterima dengan syarat
82
083
Nirawati
P
SMP Negei 01 Kemabayan
Diterima dengan syarat
83
136
Ferda Ulmiah Makatita
P
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima dengan syarat
84
098
Paulina Wina
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
85
104
Danius
P
SMP Negeri 02 Kembayan
Diterima dengan syarat
86
071
Siska
P
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima dengan syarat
87
085
Tasania
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
88
086
Nurul Isnawalmuzki
L
SLTP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
89
099
Yakup Andrianus
L
SMP Negeri 02 Kembayan
Diterima dengan syarat
90
120
Stepanus Suparjo Jini
L
SMP PGRI 01 Nyaruda Darok
Diterima dengan syarat
91
129
Fachruroji
L
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
92
069
Winda Astuti
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
93
079
Filianus Heri
L
SMP Negeri 02 Kembayan
Diterima dengan syarat
94
093
Rani Murdianingsih
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
95
097
Leonisius Asvianto
L
SMP Negeri 02 Kembayan
Diterima dengan syarat
96
106
Fradana Yanti
P
SMP Negeri 1 Tayan Hulu
Diterima dengan syarat
97
123
Ramaya Susanti
P
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima dengan syarat
98
128
Yasti Tiara Pratiwi
P
SMP Negeri 01 Beduai
Diterima dengan syarat
99
130
Rusi
L
SMP Negeri 02 Kembayan
Diterima dengan syarat
100
135
Fitri Dwi Lestari
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
101
100
Dalmasius Kristian
L
SMP Negeri 02 Kembayan
Diterima dengan syarat
102
115
M. Dany Lasmana
L
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima dengan syarat
103
137
Jimi
L
SMP Katolik Kuala Dua
Diterima dengan syarat
104
066
Melyanti
P
Diterima dengan syarat
105
068
Roslan
L
SLTP 1 Kembayan
Diterima dengan syarat
106
074
Yuliana Marli
P
SMP Kuala Dua
Diterima dengan syarat
107
131
Agustina Utami
P
SMP Katolik Kuala Dua
Diterima dengan syarat
108
077
Raimon Lensang
L
SMP Negeri 02 Kembayan
Diterima dengan syarat
109
091
Hendrikus Hendrik
L
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
110
092
Wiwik Ucy Sulistia
L
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
111
113
Tomi Janu Hartana
L
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
112
116
Peri Ermansyah
L
SMP Negeri 02 Kembayan
Diterima dengan syarat
2
113
121
Hendra Marantika
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
114
067
Wandy Desfriansyah
L
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
115
073
Yuhaiti Noviyanti
P
SMP Negei 1 Kembayan
Diterima dengan syarat
116
075
Haris Fayzal
L
SLTP 1 Kembayan
Diterima dengan syarat
117
096
Resi Susanti
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
118
124
Bertus Sogin
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
119
126
Desi Suryani
P
MTS Negeri 01 Sekayam
Diterima dengan syarat
120
139
Syarif Julianto
L
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima dengan syarat
121
084
Katarina
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
122
087
Rahmad Fadhli
L
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
123
090
Rika Riana
P
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
124
107
Adriel Harianja
L
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima dengan syarat
125
094
Perisai Suprayogi
L
SMP Negeri 01 Kembayan
Diterima dengan syarat
126
118
Edi Fakhrudi
L
SMP Negeri 1 Kembayan
Diterima dengan syarat
127
119
Yuliana
P
SMP 2 Kembayan
Diterima dengan syarat
128
140
Chairul Fuadi Nasution
L
MTS Fadhilah Kembayan
Diterima dengan syarat



Kembayan, 8 Juli 2008
Kepala Sekolah SMAN 1 Kembayan



Drs. Paimun
NIP. 131789558

PENGUMUMAN PENERIMAAN SISWA BARU TAHUN PELAJARAN 2008/2009

Senin, 09 Juni 2008

HASIL OOSN

SMA Kembayan yang mengikuti olimpiade Olahraga Siswa Nasional di kabupaten Sanggau mengirim siswa untuk cabang olahraga bulutangkis dan lomba lari putra 100 m
dari pelaksanaan tersebut SMAN 1 Kembayan mendapat juara untuk bulutangkis sebagai juara II.
pada hari senin 9 juni 2008, kepala SMAN 1 Kembayan Drs. Paimun memberikan hadiah kepada siswa yang mengikuti cabang olahraga bulutangkis. keempat anak tersebut adalah Afrizal (Tunggal Putra), Yuli Novita (Tunggal putri), Nopal Hidayat, Novie yuluita (ganda campuran)

Kamis, 24 April 2008

PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL 2008

Ujian nasional yang pelaksanaanya serentak mulai tanggal 22 - 24 April 2008 di Indonesia untuk tingkat SMA. SMAN 1 Kembayan merupakan sekolah penyelenggara dan sub rayon 03 Kab. Sanggau. sebagai sekolah penyelenggara, SMAN 1 Kembayan menggunakan 8 ruang yaitu ruang I (20 org) program IPA, ruang II (3 org) program IPA, ruang III (19 org) 1 org mengundurkan diri, program IPS, ruang IV (20 org) program IPS, ruang V (20 orang) program IPS, ruang VI (6 org) program IPS, ruang VII (12 org) 1 org mengundurkan diri program IPS, ruang VIII (4 org) program IPS.
Ruang I sampai ruang VI adalah peserta ujian dari SMAN 1 Kembayan, Ruang VII dari SMA Swasta Ruba Bangkok, dan runag VIII dari Madrasah Aliyah Swasta Fadhilah Kembayan.
Pengawas Ruang Ujian dari sekolah-sekolah yang ada di sub rayon 03, meliputi 6 orang dari SMA PGRI 02 Kembayan, 3 orang dari SMAN 2 Sekayam, 2 orang dari SMA 1 Jangkang, 1 orang dari SMAN 1 Sekayam tetapi tidak hadir melaksanakan tugas, Kepala Sekolah MAS Fadhilah dan Kepala Sekolah SMAS Ruba Bangkok (sebagai pengawas cadangan)
pelaksanaan ujian berjalan lancar dan tertib, walaupun pada hari pertama masih ada sedikit kendala teknis tentang pengisian kode pada daftar hadir dan pada sampul LJUN. pada hari ke 3 ada ditemukan soal ekonomi dimana 1 lembar soal paket A P17 yaitu nomor 8 s.d nomor 16 tidak ada sehingga panitia mengantikan soal tersebut dengan soal yang baru.
sebagai sub rayon 03, maka ada beberapa sekolah penyelenggara selain SMAN 1 Kembayan yaitu SMAN 1 Sekayam yang terdiri dari SMA 1 Sekayam, SMA Al Mizan, SMA Panca Bhakti Sekayam, SMAN 2 Sekayam meliputi SMAN 2 Sekayam dan SMA Batu Tinggi Beduai, SMAN 1 Jangkang meliputi SMAN 1 Jangkang, SMA Pelita Jaya Balai Sebut, SMA PGRI 02 Kembayan.
LJUN dari masing-masing sekolah penyelenggara dikumpulkan di sub rayon 03 yaitu SMAN 1 Kembayan kecuali penyelenggara SMAN 1 Jangkang karena letaknya sangat jauh dan jalan yang tidak memungkinkan sehingga pengumpulan dilaksanakan langsung ke rayon Sanggau.
dalam pelaksanaan ujian dipantau olah pengawas dari dinas pendidikan propinsi dan dinas pendidikan kabupaten serta tim independen.
LJUN yang telah terkumpul pada tanggal 24 April 2008 jam 14.00 WIB akan dibawa ke rayon Sanggau.

Selasa, 01 April 2008

TIM OLIMPIADE SAINS SMAN 1 KEMBAYAN

Dalam rangka pelaksanaan olimpiade sains tingkat Kabupaten Sanggau SMAN 1 Kembayan mengadakan seleksi siswa yang akan mengikuti olimpiade yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 - 18 April 2008. dalam seleksi tersebut diikuti oleh 24 siswa dari kelas X dan XI dengan mata pelajaran yang diikuti adalah matematika, fisika, kimia, biologi, ekonomi dan komputer. dari hasil penilaian yang dilakukan maka dipiluh siswa yang akan mewakili SMAN 1 Kembayan adalah : AMINAH (XA, Biologi), PEBRIANA LISA (XI IA, Fisika), MILA MAHFUDIAWATI (XC, Matematika), NATALIA Br MANURUNG (XB, Kimia), ALMUKSININ (XI IS1, Ekonomi), ILHAM ADITAMA (XI IA, Komputer). Siswa ini akan dibimbing oleh guru mata pelajaran yang sesuai. mata pelajaran matematika akan dibimbing oleh K. Darto, S.Pd, Biologi oleh Asih Yulia, S.Pd, Fisika oleh Nurhadi, S.Hut, Kimia oleh Baharuddin, S.Pd, Komputer oleh Jaka Sulistyanta, S.Pd dan Ekonomi oleh Husna, S.Pd.

selain itu siswa kelas XII IA akan mengikuti seleksi calon mahasiswa fakultas kedokteran yang akan dibiayai oleh pemda sanggau sebanyak 5 orang siswa yaitu Kurnia Kumala Puteri, Retnawati, Yuliana Leni, Antonius dan Bambang Elik.

Selasa, 11 Maret 2008

Sertifikasi Guru Kuota Tahun 2008

Pada Tahun 2008 kuota propinsi Kalimantan Barat guru untuk mengikuti sertifikasi sekitar 4.200 orang. dalam mengisi kuota tersebut SMA Negeri 1 Kembayan mengusulkan Guru yang belum mengikutu sertifikasi pada tahun 2007 yaitu Dundok, S.Pd, Husna, S.Pd, Ahmad, S.Pd, Sirhamsyah, S.Pd, M. Kuari, S.P, Cucu Thahir, S.Ag, Yohana Ana, S.Pd dan Editha N.O, S.Pd

Sabtu, 01 Maret 2008

PERINGATAN MAULID

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, OSIS SMA Negeri 1 Kembayan bersama pembina kerohanian agama Islam mengadakan rapat persiapan untuk pelaksanaan peringatan tersebut. pada rapat yang dilaksanakan pada hari jumat tanggal 29 Februari 2008 yang diikuti oleh seksi kerohanian agama Islam dari SMAN 1 Kembayan, SMPN 1 Kembayan, SMPN 2 Kembayan, MAS dan MTs Fadhilah Kembayan disepakati akan dilaksanakan Maulid bersama tingkat pelajar SMP dan SMA se kecamatan Kembayan yang insya Allah akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 22 Maret 2008. pada kegiatan ini akan diadakan lomba nasyid yang akan dilaksanakan pada malam tanggal 20 Maret 2008 dan final pada malam tanggal 21 Maret 2008.
Kegiatan ini diketuai oleh sdri Kurnia Kumala Puteri dari SMAN 1 Kembayan dan dibantu dari seksi kerohanian dari setiap sekolah dan guru pembimbing. Rencana selanjutnya setelah acara selesai akan diadakan pembentukan panitia PHBI pelajar tingkat kecamatan yang nantinya akan mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan keagamaan yang akan dilaksanakan dalam rangka syiar Islam bagi pelajar. bagi pelajar yang ada di lingkungan kec. Kembayan dibuka pendaftaran untuk lomba nasyid dan diharapkan dapat meningkatkan ukhuwa islamiah antarpelajar muslim di kec. Kembayan.

Kamis, 28 Februari 2008

CIRI PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF

Kegiatan belajar mengajar (KBM) dirancang mengikuti prinsip-prinsip belajar-mengajar. Belajar mengajar merupakan kegiatan aktif siswa dalam membangun makna atau pemahaman. Dengan demikian, guru perlu memberikan dorongan kepada siswa untuk menggunakan otoritas atau haknya dalam membangun gagasan. Tanggung jawab belajar berada pada diri siswa, tetapi guru bertangung jawab untuk menciptakan situasi yang mendorong prakarsa, motivasi, dan tanggung jawab siswa untuk belajar sepanjang hayat. Berikut dikemukakan ciri-ciri Kegiatan Belajar Mengajar yang memberdayakan potensi siswa.
A. Pembalikan Makna Belajar
Makna dan hakikat belajar seringkali hanya diartikan sebagai penerimaan informasi dari sumber informasi (guru dan buku pelajaran). Akibatnya, guru masih memaknai kegiatan mengajar sebagai kegiatan transfer informasi dari guru ke siswa. Guru perlu melakukan pembalikan makna dan hakikat belajar. Pada pandangan dan paradigm ini, makna dan hakikat Belajar diartikan sebagai proses membangun makna/pemahaman terhadap informasi dan/atau pengalaman. Proses membangun makna tersebut dapat dilakukan sendiri oleh siswa atau Bersama orang lain. Proses itu disaring dengan persepsi, pikiran (pengetahuan awal), dan perasaan siswa. Belajar bukanlah proses menyerap pengetahuan yang sudah jadi bentukan guru.
Akibat logis dari pengertian belajar di atas, maka mengajar merupakan kegiatan partisipasi guru dalam membangun pemahaman siswa. Partisipasi tersebut dapat berwujud sebagai bertanya secara kritis, meminta kejelasan, atau menyajikan situasi yang tampak bertentangan dengan pemahaman siswa sehingga siswa ‘terdorong’ untuk memperbaiki pemahamannya. Mengingat belajar adalah kegiatan aktif siswa, yaitu membangun pemahaman, maka partisipasi guru jangan sampai merebut otoritas atau hak siswa dalam membangun gagasannya. Dengan kata lain, partisipasi guru harus selalu menempatkan pembangunan pemahaman itu adalah tanggung jawab siswa itu sendiri, bukan guru. Misal, bila siswa bertanya tentang sesuatu, maka pertanyaan itu harus selalu dikembalikan dulu kepada siswa itu atau siswa lain, sebelum guru memberikan bantuan untuk menjawabnya. Seorang siswa bertanya, “Pak/Bu, apakah tumbuhan punya perasaan?” Guru yang baik akan mengajukan balik pertanyaan itu kepada siswa lain sampai tidak ada seorang pun siswa dapat menjawabnya. Guru kemudian berkata, “Saya sendiri tidak tahu, tetapi bagaimana jika kita melakukan percobaan?”
B. Berpusat pada Siswa
Siswa memiliki perbedaan satu sama lain. Siswa berbeda dalam minat, kemampuan, kesenangan, pengalaman, dan cara belajar. Siswa tertentu lebih mudah belajar dengan cara dengar-baca, siswa lain lebih mudah dengan melihat (visual), atau dengan cara kinestetika (gerak). Oleh karena itu kegiatan pembelajaran, organisasi kelas, materi pembelajaran, waktu belajar, alat belajar, dan cara penilaian perlu beragam sesuai karakteristik siswa. KBM perlu menempatkan siswa sebagai subyek belajar. Artinya KBM memperhatikan bakat, minat, kemampuan, cara dan strategi belajar, motivasi belajar, dan latar belakang sosial siswa. KBM perlu mendorong siswa untuk mengembangkan potensinya secara optimal. Kata lain yang dapat diambil dari penjelasan di atas adalah siswa belajar sesuai dengan gaya belajarnya bukan mengikuti gaya belajar guru.
C. Belajar dengan Mengalami
KBM perlu menyediakan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari dan atau dunia kerja yang terkait dengan penerapan konsep, kaidah dan prinsip ilmu yang dipelajari. Karena itu, semua siswa diharapkan memperoleh pengalaman langsung melalui pengalaman indrawi yang memungkinkan mereka memperoleh informasi dari melihat, mendengar, meraba/menjamah, mencicipi, dan mencium. Dalam hal ini, beberapa topik tidak mungkin disediakan pengalaman nyata, guru dapat menggantikannya dengan model atau situasi buatan dalam wujud simulasi. Jika ini juga tidak mungkin, sebaiknya siswa dapat memperoleh pengalaman melalui alat audio-visual (dengar pandang). Pilihan pengalaman belajar melalui kegiatan mendengar adalah pilihan terakhir. Pada saat ini sudah disosialisasikan suatu model pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mengalami yaitu model CTL.
D. Mengembangkan Keterampilan Sosial, Kognitif, dan Emosional
Siswa akan lebih mudah membangun pemahaman apabila dapat mengkomunikasikan gagasannya kepada siswa lain atau guru. Dengan kata lain, membangun pemahaman akan lebih mudah melalui interaksi dengan lingkungan sosialnya. Interaksi memungkinkan terjadinya perbaikan terhadap pemahaman siswa melalui diskusi, saling bertanya, dan saling menjelaskan. Interaksi dapat ditingkatkan dengan belajar kelompok. Penyampaian gagasan oleh siswa dapat mempertajam, memperdalam, memantapkan, atau menyempurnakan gagasan itu karena memperoleh tanggapan dari siswa lain atau guru. KBM perlu mendorong siswa untuk mengkomunikasikan gagasan hasil kreasi dan temuannya kepada siswa lain, guru atau pihak-pihak lain. Dengan demikian, KBM memungkinkan siswa bersosialisasi dengan menghargai perbedaan (pendapat, sikap, kemampuan, prestasi) dan berlatih untuk bekerjasama. Artinya, KBM perlu mendorong siswa untuk mengembangkan empatinya sehingga dapat terjalin saling pengertian dengan menyelaraskan pengetahuan dan tindakannya.
E. Mengembangkan Keingintahuan, Imajinasi, dan Fitrah Ber-Tuhan
Siswa dilahirkan dengan memiliki rasa ingin tahu, imajinasi, dan fitrah ber-Tuhan. Rasa ingin tahu dan imajinasi merupakan modal dasar untuk bersikap peka, kritis, mandiri, dan kreatif. Sementara, rasa fitrah ber-Tuhan merupakan embrio atau cikal bakal untuk bertaqwa kepada Tuhan. KBM perlu mempertimbangkan rasa ingin tahu, imajinasi, dan fitrah ber-Tuhan agar setiap sesi kegiatan pembelajaran menjadi wahana untuk memberdayakan ketiga jenis potensi ini.
F. Belajar Sepanjang Hayat
Siswa memerlukan kemampuan belajar sepanjang hayat untuk bias bertahan (survive) dan berhasil (sukses) dalam menghadapi setiap masalah sambil menjalani proses kehidupan sehari-hari. Karena itu, siswa memerlukan fisik dan mental yang kokoh. KBM perlu mendorong siswa untuk dapat melihat dirinya secara positif, mengenali dirinya baik kelebihan maupun kekurangannya untuk kemudian dapat mensyukuri apa yang telah dianugerahkan Tuhan YME kepadanya. Demikian pula KBM perlu membekali siswa dengan keterampilan belajar, yang meliputi pengembangan rasa percaya diri, keingintahuan, kemampuan memahami orang lain, kemampuan berkomunikasi dan bekerjasama supaya
mendorong dirinya untuk senantiasa belajar, baik secara formal di sekolah maupun secara informal di luar kelas.
G. Perpaduan Kemandirian dan Kerjasama
Siswa perlu berkompetisi, bekerjasama, dan mengembangkan solidaritasnya. KBM perlu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan semangat berkompetisi sehat untuk memperoleh penghargaan, bekerjasama, dan solidaritas. KBM perlu menyediakan tugas-tugas yang memungkinkan siswa bekerja secara mandiri.

Senin, 25 Februari 2008

HASIL RAPAT DEWAN GURU

Rapat Dewan Guru yangdilaksanakan pada tanggal 9 Februari 2008 mengevaluasi kehadiran guru dalam kegiatan pembelajaran. selain itu membicakan MGMP yang dilaksanakan pada awal semester 1 tahun pelajaran 2008/2009. MGMP merupakan salah satu program untuk meningkatkan kualitas pendidik dari dirjen PMPTK (peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan). bidang studi yang rencananya akan dilaksanakan MGMP adalah mata pelajaran Matematika (tempat SMAN 1 Sanggau), Fisika dan Kimia (tempat SMAN 2 Sanggau), Bahasa Inggris dan ekonomi (tempat SMAN 3 Sanggau), Geografi dan Sosiologi (tempat SMA Don Bosco Sanggau). Dalam rapat juga mengevaluasi pelaksanaan les bulan januari.
Pada rapat tersebut dibentuk panitia ujian nasional dengan penanggung jawab : Drs. Paimun (Kepala Sekolah), koordinator/ketua : Jaka Sulistyanta, S.Pd (Wakasek Kurikulum), Sekretaris : Baharuddin, S.Pd (Wakasek Kesiswaan), Bendahara : Asih Yulia, S.Pd dan anggota staf TU. selain itu dibentuk team penulis dan penelaah soal untuk ujian sekolah.
dengan adanya sekolah penyelengara baru, maka pengawasan silang untuk SMAN 1 Kembayan akan mengirim pengawasnya sebanyak 16 orang yang tersebar menjadi 8 orang di SMA PGRI Kembayan, 2 orang ke SMA Balai Sebut Jangkang, dan 6 orang di SMAN 1 dan 2 Sekayam
By. BN

Minggu, 24 Februari 2008

GURU SEBAGAI PROFESI

Guru merupakan kata yang tidak asing lagi bagi kita. tugas guru memberikan pendidikan kepada anak didiknya. Tantangan yang dihadapi oleh seorang guru sangat beragam. Kondisi dan lokasi sangat menentukan kualitas dari seorang guru. Apakah guru dapat dikatakan sebagai profesi ?


Menurut pengertian profesi adalah suatu pekerjaan yang memerlukan keahlian, keterampilan dan kecakapan dimana pekerjaan tersebut merupakan sumber untuk kehidupannya dan memenuhi standar mutu atau norma tertentu. Apakah guru sebagai profesi ?. guru akan menjadi profesi bila seorang guru betul-betul menjadikan guru sebagai pekerjaan yang memerlukan keahlian dan dari keahlian tersebut dapat memperoleh penghasilan.


pada masa sekarang ini, banyak guru yang tidak bangga dengan pekerjaannya, sehingga guru dalam golongan ini belum dapat dikatakan sebagai profesi. Guru sebagai pendidik profesional mempunyai tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik.
Menurut UU RI No. 14/2005 profesional guru meliputi : bakat, minat, panggilan jiwa, dan idealisme; memiliki komitmen meningkatkan mutu pendidikan, keimanan, ketakwaan dan akhlak mulia; memiliki kualifikasi akademik dan latar belakang pendidikan sesuai dengan bidang tugasnya; memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugasnya; memiliki tanjungjawab atas pelaksanaan tugas keprofesionalan; memperoleh penghasilan yang ditentukan sesuai dengan prestasi kerja; memiliki kesempatan untuk mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan belajar sepanjang hayat; memiliki jaminan perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas keprofesionalan; dan memiliki organisasi profesi yang mempunyai kewenangan mengatur hal-hal yang berkaitan dengan tugas keprofesionalan guru.
by : BN

Jumat, 08 Februari 2008

UNDANGAN RAPAT

Kepala Sekolah SMAN 1 Kembayan mengundang kepada dewan guru SMAN 1 Kembayan untuk mengikuti rapat yang akan dilaksanakan pada :
Hari / tanggal : Sabtu/9 Februari 2008
Waktu : 11.30 - selesai
agenda acara : persiapan pelaksanaan try out
persiapan pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2008
demikian undangan ini disampaikan kepada semua Dewan Guru SMAN 1 Kembayan, kami sangat mengharapkan kehadirannya demi lancar dan suksesnya anak didik kita.
ttd
Kepala sekolah

Senin, 04 Februari 2008

REUNI SMA KEMBAYAN ANGKATAN 2001

Dalam rangka mempererat persahabatan dan tali silaturahmi, panitia reuni SMAN 1 Kembayan mengajak kepada semua alumni angkatan 2001 untuk melaksanakan reuni yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 9 Agustus 2008. untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi saudara Abang Thamrin, S.Pd (085245030678) atau tlp SMAN 1 Kembayan (0564) 2032373 atau E-mail : smakembayan@yahoo.co.id

Yang baca